Barito Timur

Kesabaran GURU-GURU Bartim mulai Menipis

In barito timur on Oktober 6, 2010 at 8:48 am

Kemudahan mengakses informasi, bagi guru-guru di Barito Timur menyebabkan tersebarnya berita bahwa semua kabupaten di wilayah Kalimantan Tengah telah mencairkan TUNJANGAN SERTIFIKASI dan NONSERTIFIKASI. Kini saatnya guru-guru di Barito Timur menanyakan mengapa Barito Timur belum juga mencairkan dana tersebut kepada guru-guru? Muncullah berbagai spekulasi analis mengenai keterlambatan pencairan di Barito Timur ini.

1. Bahwa dana dari APBN sebesar 13 milyar itu dimasukkan ke rekening pribadi terlebih dulu untuk dibungakan
2, Terjadi tarik ulur antar-SKPD umtuk sekedar mencari keuntungan dari dana yang besar itu.
3. Dewan mempersulit proses pencairan.
4. Dana digunakan untuk kepentingan lain terlebih dahulu.

Spekulasi ketiga bahwa Dewan mempersulit adalah rumor yang sengaja dimunculkan agar guru-guru menyerang ke Anggota Dewan untuk berdemo ke sana. Trik ini hanya untuk mengalihkan perhatian dan untuk mengulur waktu saja. Untuk mengklarifikasi adanya rumor bahwa Dewan mempersulit, siang tadi Guru-guru SMA 1 Dusun Tengah memberikan mandat kepada salah seorang guru untuk menanyakan langsung kepada Ketua DPRD Bartim.

Budi yang ditemani ki Dalang Wowos diterima Ketua DPRD di ruang kerjanya dan disambut dengan ramah. Dalam penjelasannya Ketua DPRD mengatakan bahwa proses pencairan TUNJANGAN SERTIFIKASI itu tidak memerlukan suatu IZIN PRINSIP, yang harus ditandatangani Ketua DPRD  karena ini adalah dana APBN, cukup tembusan saja.  Jadi ini sebuah prosedur yang salah, tolong sampaikan informasi ini kepada rekan-rekan guru di tempat Anda, tegas Ketua Dewan.

Selanjutnya Ketua Dewan yang akrab disapa Dimey menjelaskan bahwa kemarin (Selasa-red) telah diadakan pertemuan dengan SKPD terkait untuk membahas masalah tunjangan sertifikasi ini. Salah satu item penting dari pertemuan ini adalah kesanggupan Kepala Dinas PPKAD dan Kepala Dinas Disdikpora untuk mencairkan dana sertifikasi dalam waktu satu minggu ini. Permintaan tempo satu minggu karena PPKAD memerlukan waktu untuk validasi data rekening. Karena rencananya dana tersebut akan ditransfer langsung ke rekening guru-guru.

Hasil pertemuan dengan Ketua DPRD telah sedikit meredam gejolak yang akan muncul. Semoga PPKAD dan DISDIKPORA menepati janjinya. jangan sampai kesabaran yang mulai menipis ini tersulut lagi dengan janji-janji yang tak ada buktinya.

  1. Alhamdullilah, kita tunggu realisasinya, kalau gagal tagih dengan teman-teman kalau perlu dengan perjanjian hitam di atas putih

  2. kalau bisa jangan sampai ada demo guru, karena yang rugi nanti anak-anak
    lebih bijak PPKAD menepati janji

  3. damai itu indah … Semoga semua bisa di bayar dengan tepat waktu .. jatah saya kapan yah ?

  4. buat para guru guru yang ada di Bartim sabar ya jangan sampai ada kata yang namanya demo krna demo tu engga da gunannya cuman bikin cape aja

  5. Lho…., kalau jatah guru yg ‘sauprit’ itu pun diabaikan, apa lagi yg bisa diharapkan oleh Oemar Bakri yg berlagak kaya padahal “kaya ….” itu? Oh, Guru …!

  6. Semua tahu pak, gaji dan tunjangan itu tidak perlu izin prinsip. Yang menyuarakan izin prinsip cuma mau mengulur waktu. Rusak negoro iki kebanyakan orang yang pinter merekayasa. Dasar Negara Machiavelli.

  7. Guru dari dulu memang paling terkenal KESABARANNYA, sehingga dana apapun akan tetap dinantikan dengan sabar….. yang penting tidak ada pemotongan dalam bentuk apapun.

  8. Ayo aja mun aq diperlukan siap aja, yang terpenting jangan mau didomplengi orang-orang yang sengaja membelot/ingkar pada Bupati Bartim. Hala ini perlu saya sampaikan karena banyak orang munafik yang ingkar sama Bupati

  9. Bosss Budi bikin analisisnya jagn byk spkeluasinya lho…. entar salah yang dituju…… anggota dewan jg ada yg pilihan kita mudahan masih ingat dgn yg memilih….khususnya nasib si “UMAR BAKRI”. Yen aku dw gak pernah mikiri duit sertifikasi oleh aku ora tau mangan duit….sing tak pangan sego campur iwak…. makanya poro umar bakri ayo podho duwe sambilan mancing karo gawe ladang ….

    • itu bukan analisis saya pak, spekulasi yang muncul itu adalah apa yang menjadi bahan pembicaraan di kalangan guru-guru. sedangkan spekulasi lainnya yang mengarah ke nama seseorang saya tidak tulis di situ.
      saya berterima kasih kepada ketua dewan beserta fraksi-fraksi yang telah memberikan penjelasan secara sejuk dan nyaman

  10. semoga cepat cair dan untuk seterusnya tidak ada lagi penundaan dalam bentuk dan alasan apapun. “Jangan jadikan hak orang lain sebagai hak diri pribadi orang yang tidak berhak” (apa maksudnya ya…? entah lah…?)

  11. Top….markotop atas sikap kritis anda semoga bisa mewakili aspirasi semua Umar Bakri di Bartim ini…… aku setujjuuuuuuuuu…….! Usul bagaimana kalau udah cair sisihkan sedikit gaji sertifikasi tersebut…. dikumpuli terus…. dinggo nanggap “WAYANG”…. PIYE….?

  12. Perlakukanlah orang lain seperti kita juga mau diperlakukan, relakanlah kalau memang itu haknya, sesuatu yang mudah kenapa harus dipersulit, ya khan kang……

  13. semoga semuanya lancar, tanpa harus guru-guru meninggalkan kelasnya. masuk rekening ke masing-masing guru. beres

  14. berarti iki weaku juga metu…. tunjangan guru tidak profesionall….tak dluntahang..tak dhunthang… kleng..kleng..kleng wua haaaaa……haaaaaaaa…..

  15. WUAAAHHHHHHH…AHHHH AAAAHHHHHH…SIDO ORA SIDO…. WURUNG ORA WURUNG,,,,,,,,, KUDU DISIAPKE PRAJURIT SAGELAR SEPAPAN….. ANGGODO…ANILO…. LAN KABEH PRAJURIT AYO NGLABRAK MENYANG NGALENGKO DIROJO….. DIREBUT DEWI SINTO…..KARO OJO LALI JALUKEN DUIT SERTIFIKASI GURU-GURU…..

  16. […] sertifikasi diserahkan ke daerah. Pada periode Januari – Juni 2010 baru dibayarkan setelah seorang guru menanyakan perihal ini kepada ketua DPRD Bartim. Periode Juli – Desember 2010 pun hingga […]

  17. Hmm jalani ja kang klowor.sy jg tidak makan duit jadi yo ora tak fikir hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: