Barito Timur

BANGSA SERIBU BUDAYA

In JAVANESE on Januari 24, 2010 at 4:05 pm

Indonesia dikenal sebagai bangsa seribu budaya. Kata seribu tentu bukan bermakna layaknya angka pada matematika. Seribu dalam percakapan sehari-hari sering dimaknai banyak, seperti pada binatang kaki seribu, sewu kutho, kepulauan seribu dan lain-lain.

Bangga akan kekayaan budaya merupakan salah satu wujud kecintaan pada ibu pertiwi. Sejalan dengan kemajuan teknologi, beberapa kemudahanpun dapat kita peroleh. Salah satunya adalah pengakuan dunia terhadap font hanacaraka sebagai true type font. Sehingga kita bisa menulis hanacaraka dengan komputer, bahkan bisa diposting diinternet/blog .  Hal ini tentu berkat perjuangan para pahlawan budaya.

Ada sebuah kebanggaan ketika masa-masa kecil bisa di review kembali. masa itu adalah bagaimana dulu diajari nulis hanacaraka. Si Suta, si Noyo…hmmm gimana kabar dia sekarang. Justru ketika saya tinggal di Kalimantan ada rindu untuk kembali belajar menulis bahasa jawa. FONT HANACARAKA dapat di unduh di sini.

Cara yang saya gunakan untuk posting bahasa Jawapun masih cara nDeso. FONTS HANACARAKA BISA TERBACA JIKA DI KOMPUTER ANDA TELAH TERPASANG FONT HANACARAKA

1. unduh font hanacaraka

2. instal font hanacaraka a n c r k f t s w l

3. Masuk pada HTML editor

4. Sebelum menulis HANACARAKA  kode ini diketikkan <span style=”font-family: Hanacaraka;”>TEMPAT AKSARA JAWA</span>

5. untuk melihat hasilnya – kembali ke pilihan tampilan VISUAL

Postingan ini saya maksudkan untuk mendapat petunjuk cara posting hanacaraka yang benar. Saya berharap teman-teman yang tahu bisa membantu.

ini contoh tulisan dengan font hanacaraka
(sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti)surfir jyni=rtLebu’ [fni= pzsTuti

(budi santosa wegah rekasa …..) bufi s[nTos wegh reks m=ku wnit sq

a[yo zufi piwul= k- becik-

memyu ayuni= bwn
selamat mencoba, dan ditunggu masukannya

  1. hoho, saya dulu cukup piawai lo nulis aksara jawa… tp, krn skrg udah ndak pernah lagi, jadi lupa.. sayang ndak bisa ngunduh, soalnya ziddu diblokir di saya…

  2. saia juga bangga akan melestarikan kebudayaan pak, contohnya saat ini saia mencoba untuk download font hanacaraka yang selama ini saia baru tahu

    *terima kasih sudah menyediakan font-nya*

  3. Menulis huruf Jawa… kepingin lagi belajar huruf Jawa. Kembali mengingat guru saya Pak Sudarno (alm) yang begitu piawai mengajari huruf Jawa ini. Ketika duduk di bangku SMP pun pelajaran ini masih diajarkan. Masuk SMA pelajaran diganti Arab Melayu.

  4. belajar lagi nih, sambil nguri-uri budaya leluhur

  5. siip pak, saya bisa nulis jawa waktu kelas 1 sd

  6. makin mantab. saya pingin banget ngunduhnya, kang bud, tapi belum tahu caranya utk instal di ubuntu. ada solusi?

  7. di coba gak yaaa…😀

  8. Kapan ya punya komputer.. Biar bisa pasang font hanacaraka …. Salam pak budi😀

  9. Pangan nyaba tapa gak basa maca hanacaraka

  10. Sudah seharusnya Budaya Indonesia benar-benar diakui oleh dunia dan dilestarikan oleh bangsa.

  11. wah terima kasih pak.Saya ikut unduh nih pak, biar ikut belajar aksara jawanya. Kebetulan anak saya pinter banget nulis pake aksara jawa. Trims.
    Salam hangat selalu🙂

  12. budi santosa wegah rekoso mangku wanito sanga
    ayo ngudi piwulang kabecikan memayu hayuning bawana
    bener gak pak…
    btw hahaha kuat po pak mangku 9 wanita?
    sy masih kesulitan implementasinya di blog

  13. wah wegig lan waskita
    dhasar isih lantip

  14. wah, senangnya bisa belajar lagi disini, terima kasih banyak Pak Guru Budi telah berbagi ilmu.
    namun, muridmu ini agak lamban kalau belajar, gak apa apa ya, Pak.
    salam hangat utk keluarga.
    salam.

  15. akhirnya font jawa sudah resmi muncul ya..
    saya donlot dulu pak

  16. […] Tapi saat ini saya masih kesulitan mengimplementasikannya di blog meskipun sudah mengikuti sarannya pakbud (hélêp mi pak).  Oya…, bahasa jawa plesetan ala Jogja “Dagadu” juga diaplikasi […]

  17. Waaaaaaaaah ini baru OKE.. mangstab mas.. galakkan budaya asli bangsa kita sendiri

  18. Padahal sejujurnya Bangsa kita ini terkenal dengan kebudayaannya yang memiliki nilai nilai budi perkerti luhur.. sayang seribu sayang generasi muda kita semakin meninggalkannya.. sehingga jika tidak kebarat baratan merasa tertinggal.. parahnya lagi lebih barat dari orang baratnya sekaligus
    salam sayang dari bandung

  19. waaaaah mas Budi Komentar saya masuk kotak SPAM..😦

  20. waduh pak, jadi bapak bener2 bisa membaca tulisan hanacaraka atau apa pun namanya🙂 ?
    saya kira tulisan itu hanya dimengerti orang2 tua jaman dulu. maksud saya tulisannya loh pak, bukan bahasanya. kan bisa aja bahasa jawa ditulis pake tulisan latin biasa?

    apa di jawa masih ada koran atau media yang menggunakan tulisan seperti itu?pengetikannya memerlukan keyboard khusus atau gimana…?

    saya kagum bahwa ‘warisan’ budaya itu masih terpelihara dan diterapkan dalam kehidupan nyata

  21. kemauan belajar kembali itu yang mampu menghargai budaya, apalagi sesuatu yang berharga seperti bahasa tersebut, harus ada yang mau mempelajarinya dan menggunakannya. Sukses belajarnya, kembali memulai sesuatu yang pernah ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: